"Ukhti, menurutmu, bekal KKN apa yang terpenting untuk kita bawa?"
Tanya saudari ku dengan senyum tulusnya. Memori ukhuwah itu kembali. Mengingat kembali obrolan dengan saudari pondok sekalipun telah berpisah tempat pondokan.
Diriku termenung. Mencoba memikirkan yang ditanyakan saudariku.
Ketika berpergian, apalagi perjalanan yang jauh, kita sibuk memikirkan bekal persiapan yang akan dibawakan.
Berpergian kesana sini membeli barang dan mengecek list persiapan satu demi satu agar tidak ada yang tertinggal untuk perjalanankita.
Terutama perjalanan menuju lokasi KKN, Kuliah kerja Nyata yang membawa diri pada Pengabdian Masyarakat dan mengajar di sekolah (KKN Terpadu). Bekal persiapan fisik dan non fisik begitu penting dipersiapkan.
Namun, bekal KKN terpenting?
"Membawa Al Qur`an, buku islami, kaos kaki dan jilbab besar"
Tebakku dengan percaya diri, Bukankah menjaga hijab dan menambah tsafaqah islamiyah itu yang paling penting?
"Benar, tapi kurang tepat! Coba pikirkan lagi"
"Bawa diriku lah^^" candaku sembari mencubit pipinya.
Seketika tanganmu menepis tangan ku dan mengarahkan tubuhku sejajar dengan tubuhmu. Mengawali ceritamu saat menjadi panitia Pembekalan KKN Islami.
"Ukhty, sewaktuku jadi panitia pembekalan KKN Islami, di sela-sela kesibukanku jadi panitia, ada kata-kata yang begitu terekam di memoriku tentang KKN saat materi itu berlangsung. Ketika pemateri bertanya kepada kakak peserta KKN"
"Apa itu ukh?" Tanyaku penasaran dengan menepuk pundaknya.
"Saat pemateri bertanya, bekal KKN apa yang terpenting dibawa orang tertarbiyah dan aktivis dakwah? Tahu nggak apa jawaban pemateri?"
"Apa itu ukh?" desakku
"Bekal KETAKWAAN. Persiapan keimananmu. Berapa banyak anak tertarbiyah, aktivis dakwah yang berguguran dalam meneggakan prinsip islamnya saat KKN ." ulasmu dengan tegas.
Tertohok hatiku mendengarkan jawaban ukhtyku.
Bekal KETAKWAAN, bekal KKN yang terlupakan. Program Ketakwaan diri untuk mengistiqomahkan selama KKN. Target diri menuju lebih baik.
Jangan sampai, diri sibuk memikirkan program kerja KKN tapi lupa program ketakwaan diri selama KKN. Jika Kuliah saja, kita memiliki target impian. Untuk KKN, jangan sepelakan. Manfaatkanlah 3 bulan waktu berhargamu.
Di kamar tempat lokasi KKNku, mataku memandangi kertas coretan pena target diri.Target program ketakwaan diri. Sebuah ikhtiar untuk menjadi lebih baik. Tidak lupa, doa yang senantiasa diminta agar Allah menjaga hidayah ini. Usaha untuk terus dekat dengan sang Khalik dimanapun berada.
Untukkku,
Untukmu Mahasiswa KKN,
Bagi Mahasiswa Akademisi, Semoga diri jadi pribadi lebih baik setelah KKN,
Bagi Mahasiwa Aktivis Dakwah,
Semoga diistiqomahkan selama KKN,
Berdakwahlah dimanapun berada
Sebab, tolak ukur dirimu sebenarnya saat seorang diri.
Sanggupkah dirimu istiqomah?
"Perjuangan Istiqomah will be end."
#30dwcjilid20day3
@pejuang30dwc
Nur Faida, 21 Oktober 2019.
Komentar
Posting Komentar