[Puisi] Ketika Senja Pergi, Dirimu Ikut Serta

[Esai] KKN, Aku dan Lokasiku


Setiap orang, Allah takdirkan lokasi KKN yang berbeda,
Ada yang berjuang duluan mencari link lokasi KKN agar tidak safar, jarak yang dekat
Ada pula berjuang agar bisa bersama teman karibnya di tempatkan lokasi KKN
Ada juga yang memasrahkan diri terhadap ketetapan yang Allah berikan pada-Nya

*Namun, satu hal yang pasti, lokasi KKN mu sekarang adalah lokasi KKN terbaikmu*

Bagi yang berprasangka baik pada Ketetapan-Nya
Ujian disetiap lokasi KKN berbeda
Namun, Allah tidak akan menguji seseorang diluar kesanggupan-Nya
Percayalah! Allah akan menyingkap hikmah-Nya padamu,

Ada yang tinggal di kelas kosong, penuh dengan mistis membuat merinding
Hikmahnya,  Allah rindu agar dirimu lebih dekat lagi pada-Nya
Ada yang tinggal di rumah kosong, jantung copot takut ditinggal sendirian di rumah
Hikmahnya, Allah ingin agar kamu sadar, manusia bisa meninggalkan kita, tapi Allah tidak akan meninggalkanmu sendirian

Ada yang tinggal di rumah kepala desa atau warga,
Hikmahnya, Allah ajarkan dirimu agar tahu diri rumah orang,

*Itu hanya secuil hikmah,*
*Ada hikmah-hikmah lain yang Allah akan singkapkan*
*Bersabarlah dan berprasangka baiklah,*

Orang-orang yang Allah hadirkan pada KKNmu
Teman KKN, warga, murid dan lainnya,
Jadikan pembelajaran mendewasakan dirimu
Lebih mendekatkan dirimu pada Ilahi

Menghitung hari engkau akan tidak akan menginjakkan kaki lagi disana
Jangan keluhkan takdirmu,
Sampai kamu lupa, Apa yang sudah kamu berikan di lokasi KKNmu?
Bermuhasabahlah,

Perbaikilah kekurangkanmu beberapa bulan ini,
Berikan terbaik di nikmat waktu KKN yang Allah titipkan padamu masih ini
Sebab,

Kelak nanti, Lokasi KKNmu ini,
Akan jadikan Kenangan dan yang dirindukan dirimu.

oleh Nur Faida, Enrekang

Komentar